| Yoga Watukaru | Yoga Surya Parampara |
" Seorang Yogi lebih besar dari seorang Pertapa, dia lebih mulia dari sarjana, lebih utama dibandingkan dengan yang melaksanakan pelbagai upacara, karena itu wahai Arjuna , jadilah seorang Yogi ( Bhagavad Gita VI-46 ) "
Beberapa contoh tehnik Yoga Watukaru, Yoga
Watukaru merupakan gerakan gerakan Yoga yang dipelajari secara
turun temurun oleh siswa perguruan Seruling Dewata melalui
tuntunan Para Sesepuh .
Berbagai Tradisi Yoga, Perguruan seruling Dewata merupakan tempat bermuaranya berbagai tradisi Yoga Dunia, hingga kini tradisi tu masih tetap dijaga dan dilestarikan secara turun -temurun dari generasi ke generasi. beberapa dari tradisi Yoga itu yaitu : 1 ) Yoga Dari garis Perguruan Wisnu, 2)Yoga dari garis Perguruan Siwa, 3) Yoga dari garis Perguruan Matahari, 4) Yoga dari garis Perguruan Bulan.
Yoga Asanas, Yoga asanas berarti sikap tubuh yang sempurna menurut yoga, dengan sikap tubuh yang benar akan membuat fisik menjadi sehat. beberapa pustaka menyebutkan bahwa jumlah asanas sama banyaknya dengan jumlah mahluk hidup di alam ini yaitu 84 lakh ( 8.400.000 ).dari sekian banyak asanas, 84 yang paling baik dan dari 84 ini 32 yang berguna untuk manusia. yoga asanas merupakan dasar dari yoga cara. Yoga Asanas yang banyak dikenal orang yaitu Hatha Yoga. Hatha Yoga merupakan dasar sebelum mempelajari Surya Namas Kara dan Candra Namas Kara. Kata Hatha sendiri mengandung arti Yoga Bulan dan Matahari, dimana Ha artinya Matahari dan Tha artinya Bulan, beberapa contoh asanas antara lain : 1 ) Padmasana ( sikap Lotus ), 2) Sawaasana ( sikap mayat atau releksasi ), 3) Sirshaasana ( sikap berdiri dengan kepala di bawah ), 4) Sarvaungasana ( sikap berdiri diatas bahu ), 5) Pascimotasana ( sikap cium lutut ), 6) dan lain sebagainya
Yoga Sara , Perguruan Seruling Dewata memiliki puluhan jenis yoga cara yang mampu membuat seseorang sehat jasmani dan rohani, beberapa di antaranya adalah : 1) Surya Namas Kara, 2) Candra Namas Kara, 3) Siwa Yoga Cara, 4) Wisnu Yoga Cara, 5) Brahma Yoga Cara.
Catur Yoga, Sri Krisna merupakan guru besar Yoga dari garis keturunan Wisnu, dengan ajaran pokoknya Catur Yoga, yaitu : 1 ) Karma Yoga ( mencapai tujuan hidup dengan bekerja tanpa terikat pada hasil yang diperoleh ) , 2) Bakti Yoga ( mencapai tujuan hidup dengan cara bhakti ) , 3) Jnana Yoga ( mencapai tujuan hidup dengan cara mengajarkan ilmu pengetahuan terutama ilmu pengetahuan suci pada umat manusia ) 4), Raja Yoga ( mencapai tujuan hidup dengan Tapa, Brata, Yoga dan Semadhi )
Astangga Yoga, Yama Brata ( larangan ), 2. ) Niyama ( ketaatan ), 3 ) Asanas ( Sikap tubuh ). 4) Pranayama ( pengaturan napas ), 5) Pratyahara ( penarikan napas )
Sumber ajaran Yoga , Yoga bukan semata mata milik umat Hindu, walaupun ia terdapat dalam berbagai sastra Hindu. Yoga merupakan satu dari ribuan ajaran Hindu yang bisa diterima oleh masyarakat dunia yang memiliki latar belakang agama dan kepercayaan yang berbeda beda, berikut adalah beberapa dari sastra Hindu yang memuat ajaran Yoga : Upanisad, Bhagavad Gita, Yogasutra, Hatta Yoga , Sanghyang Kamahayanikan, Wrhaspati , Tattwa Janna , dan lain lain. ( di sadur dari majalah YOMETIR ( Yoga , Meditasi dan Tirthayatra , perguruan Seruling Dewata ) . kalau seorang Yogi atau Yogini dapat mencapai tingkatan yang tertinggi dalam Meditasi Yoga atau Yoga - Samadhi , maka semua karmanya akan terbakar habis dan mencapai kebebasan tertinggi yang abadi dari hidup dan mati yang disebut Moksa. Tingkatan sampai dimana yang didapat dan dicapai oleh seorang Yogi atau Yogini dalam "Yoga" sangat tergantung dari kesucian meditasinya.yang disebut "Dhyana Sakthi ". Di Jambu Dwipa atau India , Yoga dikembangkan oleh para pertapa salah satu diantaranya adalah Maharsi Sri Patanjali, sedangkan di Bali Yoga dikembangkan oleh para Yogi Gunung Watukaru salah satunya adalah Mahayogi Hanuraga. namun pada intinya hampir sama , semuanya merupakan disiplin ilmu yang mampu mengantarkan jiwa manusia menuju sang pencipta, Tuhan Yang Maha Esa. belajar Yoga seharusnya mendapatkan bimbingan dari seorang Guru, karena begitu luhurnya ajaran sastra dan agama, tidak mudah cara menerimanya, jika tidak ditimba dari seorang guru yang mapan dan mempunyai garis perguruan murni, bagaikan tak mendapat anugrah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, dapat menyebabkan kacau. inti sari dari ajaran Yoga adalah " Pengendalian diri ", pengendalian pikiran, pengendalian indra, pengendalian pernapasan dan sebagainya. ( penjelasan lebih lanjut mengenai Yoga dan Meditasi, silahkan hubungi Pesraman Perguruan Seruling Dewata )
|