-Posisi saat siswa mengucapkan larangan
dan perintah perguruan-
Sesanti Perguruan Seruling Dewata terdiri dari 2 bagian yaitu : " Lima Perintah Perguruan dan " Lima Larangan Perguruan ", lima perintah perguruan dan lima larangan perguruan dibaca pada saat acara acara resmi perguruan seperti : Ulang Tahun, Renungan suci, Ujian kenaikan tingkat dsb.
Lima Perintah Perguruan
- Menghormati atasan
dan tidak meremehkan bawahan
- Datang Ketempat Latihan
dengan tepat waktu
- Latihan dengan serius
dan bersemangat
- Mengulang pelajaran
tanpa henti
- Tahan terhadap rasa
sakit dan rasa lelah
Lima Larangan Perguruan
- Dilarang membantah
perintah atasan
- Dilarang berkelahi
sesame anggota perguruan
- Dilarang membuat masalah
dengan Perguruan lain
- Dilarang bercanda
dan tertawa dalam latihan
- Dilarang mengajarkan
ilmu Perguruan di Luar Anggota Perguruan
disamping sesanti Perguruan , perguruan Seruling Dewata juga mengenal dan melakukan tujuh janji wajib perguruan :
Tujuh Janji Wajib Perguruan
- Percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa , serta menjalankan ajaran -ajarannya
- Bersikap ramah, sopan, menjaga kehormatan diri serta membina kekeluargaan dan gotong royong
- Manjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan-kesulitan masyarakat sekeliling
- Memupuk rasa persatuan dan kesatuan dilingkungan warga masyarakat dan Perguruan serta tidak sekali-kali menakuti dan merugikan masyarakat.
- Membina sikap satya dalam meningkatakan ilmu Perguruan dan menjalin hubungan bersipat kekeluargaan sesama perguruan.
- Tunduk setia, hormat, serta taat kepada Pelatih dan aturan-aturan Tata Tertib Perguruan yang berlaku.
- Menjalankan "Tujuh Janji Wajib" dengan penuh rasa tanggung Jawab