Ilmu Silat Tali Rasa
|balinese taichi |, which consist of 360 movements and compound into 18 form of martial art of fightings, Tali Rasa or Balinese Tai Chi is believed as the highest of the all martial of fightings.................
Ilmu Silat Tali Rasa ( Balinese Taichi ) adalah merupakan salah satu Ilmu Silat dari 72 ilmu silat dari Paiketan Paguron Suling Dewata, Ilmu Silat Tali Rasa terdiri dari 360 bentuk gerakan dand di rangkai menjadi 18 jurus ilmu silat, berikut penulis atas seijin ketua Ilmu Tali Rasa, I Putu Alit Wenata dan Sesepuh Generasi IX , Ki Nantra , akan mencoba menjelaskan dan memperkenalkan Ilmu Silat Tali Rasa kepada masyarakat umum. ilmu silat Tali Rasa sangat bagus untuk kesehatan, dengan begitu banyaknya permintaan agar Tali Rasa bisa diajarkan kepada masyarakat umum diluar anggota keluarga besar Perguruan yang begitu tertarik dengan Ilmu Silat Langka warisa Watukaru, maka Sesepuh Generasi IX, mulai merespon permintaan dan tuntutan masyarakat yang haus akan kesehatan dan yang rindu dengan gerakan Ilmu Silat yang sangat lembut ini dengan memperkenalkan satu jurus dari 18 jurus yang terdapat dalam Pustaka Ilmu Silat Tali Rasa, perkenalan Ilmu Silat Tali Rasa kepada masyarakat umum dimulai dengan dibukanya pelatihan singkat atau short course 7 ( tujuh kali ) pertemuan. bila kita melihat sepintas gerakan Ilmu Silat Tali Rasa dan membandingkannya dengan Ilmu Silat Tai Chi yang ada di negeri Cina, memang ada kemiripan, begitu pula dengan aliran aliran ilmu silat lainnya yang saat ini yang banyak berkembang yang mengandalkan keserasian gerak dan nafas dan mulai sangat di gemari dan bahkan di kagumi di seantero dunia. sering para siswa bertanya apakah ada kaitannya antara Ilmu Silat Tai Chi dengan Ilmu Silat Tali Rasa karena ada kemiripan gerak atau hanya suatu kebetulan saja , suatu pertanyaan yang agak sulit di jawab karena pasti akan menimbulkan pertanyaan dan tidak akan pernah habis di bicarakan, kalau kita menarik kisah kebelakang bahwa salah satu sesepuh Paiketan Seruling Dewata, Sesepuh Generasi I Ki Byanlu Syamar atau Ki Budhi Darmo, seorang biksu suci yang berasal dari Jambu Dwipa ( India ), pernah tinggal selama 18 tahun di Bali Dwipa di pertapaan Candra Parwata Gunungwatu karu , mempelajari filsafat dan Tatwa serta Ilmu Silat Bali Kuno dan selama 18 tahun tinggal di Bali Dwipa , beliau berhasil menguasai 72 Ilmu Silat Bali Kuno dari kitab pusaka suci Paiketan Paguron Suling Dewata di bawah bimbingan Sesepuh Pemula Ki Goplo dan mengangkat Ki Budhi Darma sebagai Sesepuh Generasi I Paiketan Paguron Suling Dewata pada tahun ke 63 bulan ke 11 hari ke 26 ( caka warsa 463 / 542 masehi ), seperti tertulis dalam Parampara perguruan, setelah 18 tahun tinggal di Bali Dwipa selanjutnya beliau melanjutkan perjalanan menyebarkan darma sebagai seorang Biksu yang merupakan tujuan utama ketika beliau berkelana dari negeri Jambu Dwipa India, di percaya Beliau sampai ke negeri Cina , di China sendiri dikenal dengan dengan sebutan Pu ti Dat mo, dan tanpa bermaksud untuk membandingkan Ilmu Sila Tai Chi dengan Ilmu Silat Tali Rasa, kami hanyalah ingin mengenalkan Ilmu Silat yang Maha Rahasia ini yang merupakan warisan agung dari Pertapaan Candra - Gunung Watukaru yang memeliki kesamaan dan kemiripan gerak dengan mereka yang mempelajari Ilmu Silat Tai Chi ataupun ilmu silat lainnya .
Jurus Tali Rasa I ( Penjelasan Tali Rasa dan Gambar )
kalau kita perhatikan penjelasan penjelasan berikut ini, sepintas kita akan melihat bahwa ilmu silat Tali Rasa, memang sebenarnya adalah ilmu silat tingkat tinggi, dimana setiap gerakan dalam rangkaian jurus di lukiskan dalam bahasa yang sangat puitis nan indah dan hanyalah bisa dipahami maknanya yang begitu dalam oleh mereka yang mengerti ilmu silat , bagi mereka yang tidak mengerti dan mendalami ilmu silat , mereka hanyalah bisa menangkap makna luar dari indahnya bahasa yang di ungkapkan dari Ilmu Silat Tali Rasa, berikut adalah beberapa 15 syair dari 22 syair yang terdapat dalam Jurus Ilmu Silat Tali Rasa I :
1. Pasang lindung, 2. satu tangan menggeser gunung kanan, 3. pasang lindung kanan, 4. satu tangan menggeser gunung kiri, 5. pasang lindung kiri, 6. satu tangan menggeser gunung kanan, 7. menahan badai, 8. sepasang tangan menggeser gunung, 9. mendorong gunung ke dasar samudra, 10. putaran tangan searah, 11. menangkap bintang mendorong rembulan, 12. memukul kepala naga, 13. putaran ajaib, 14. mendorong awan kanan, 15. mendorong awan kiri
Penyempurnaan Ilmu Silat Tali Rasa.
Ilmu silat tali rasa, merupakan ilmu silat tingkat tinggi . unsur gerakan yang kasar membuang buang tenaga sudah tidak ada lagi. semua gerakan mengandung makna yang luar biasa di dalalmnnya, tidak sembarang orang mampu memahaminya.
setiap gerakan Ilmu Silat Tali Rasa sambung menyambung tanpa putus bagaikan sebuah tali ajaib. gerakannya pelan dan halus merupakan titik antara bergerak dan diam, dikatakan diam bergerak ia sangat pelan seperti diam, dikatakan diam ia bergerak. gerakan Ilmu Silat Tali Rasa sangat halus selaras dan serasi antara kosong dan isi, gerak dan diam, keras dan lembut.
Ilmu Silat Tali Rasa harus dilatih dengan tenang mengutamakan pikiran dan perasaan, tidak mengutamakan tenaga dan otot sehinggga dapat meningkatkan mutu kesehatan menjadi lebih baik, gerakannya harus wajar seolah olah tidak ada menjadi ada. Gerakan Ilmu Silat Tali Rasa dari awal sampai akhir sambung menyambung tidak terputus putus menyerupai lingkaran utuh, sulit menentukan mana awal dan mana akhirnya.
Setiap gerakan Ilmu Silat Tali Rasa merupakan gerakan yang menyeluruh sehingga seluruh anggota badan kita terlatih dengan sempurna. Tali Rasa menyelaraskan antara gerakan dan pernapasan sehingga dapat meningkatkan " Daya Napas", walaupun gerakannya tenang dan pelan namun sesungguhnya merupakan gerakan yang berat. Tali Rasa memperlancar jalannya darah, mempertinggi daya gerak jantung menyebabkan jantung berdenyut dengan tenang dan bertenaga yang dapat mengurangi kemungkinan terjadinya pembekuan peredaran darah pada usia lanjut.
Pada saat berlatih Ilmu Silat Tali Rasa diperlukan adanya pemusatan pikiran . Pemusatan pikiran . Pemusatan pikiran ini sangat baik bagi kesehatan otak terutama otak besar. Gerakan Ilmu Silat Tali Rasa banyak ragamnya yang harus digerakan sekaligus menyambung dan merupakan latihan yang sangat berat, dan pada akhirnya sangat besar pengaruhnya bagi seluruh organ tubuh. sangat penting dalam melakukan gerakan Ilmu Silat Tali Rasa tercapainya penyesuaian antara badan dengan alam sekitar. hal ini dapat mempertinggi daya tahan tubuh terhadap penyakit sehingga dapat mencegah dan menyembuhkan penyakit dan memperpanjang usia.
Ilmu Silat Tai Rasa, dilatih oleh setipa orang yang sakit sekalipun. Berlatih Ilmu Silat Tali Rasa harus disesuaikan dengan kondisi badan setiap orang , misalnya orang yang menderita tekanan darah tinggi gerakannya harus lambat dan tenang, orang yang menderita penyakit TBC pernapasannya harus wajar tanpa paksaan dan sedikit menggunakan tenaga. Ilmu Silat Tali Rasa meskipun kelihatannya tidak bertenaga namun dapat membuyarkan dan menyerap tenaga lawan.
Ilmu Silat Tali Rasa mengandung lima unsur perubahan tenaga yaitu " Lambat - Ringan - Melingkar", " Cepat - Ringan - Melingkar ", " Cepat - Kuat - Melingkar ", " Lambat-Kuat -Melingkar, " Cepat - Kuat - Lurus " .
hal hal yang perlu diperhatikan dalam menyempurnaan Ilmu Silat Tali Rasa adalah sebagai berikut :
1. posisi Mulut
2. Keserasian gerak dan nafas
3. Posisi badan
4. Tangan dan Kaki
5. Konsentrasi dan olah Rasa.
1. Posisi Mulut
Bibir harus agak terbuka, tidak tertutup rapat tapi tidak pula terbuka terlalu lebar. jika bibir terbuka terlalu lebar dapat mengganggu pernafasan yang normal, hawa dingin dan buruk mudah masuk berakibat buruk bagi kesehatan.
gigi juga tidak boleh tertutup rapat melainkan agak terbuka. Gigi yang tertutup rapat menyebabkan otot dan syaraf disekitar kepala menjadi tegang merusak ketenangan dan pernafasan sehingga dapat merusak kesehatan. ujung lidah sebaiknya menekan langit langit merangsang merembesnya air liur, merangsang kelenjar kelenjar tubuh bekerja dengan aktif, hal ini sangat bermamfaat bagi kesehatan.
2. Keserasian Gerak dan Nafas
Bernafas adalah menghisap sari kehidupan dan melepas kekotoran tubuh melalui teknik pernafasan. bernafas yang menar dapat melatih dan mempertinggi daya kerja paru paru. Daya berlatih Ilmu Silat Tali Rasa bernafaslah yang dalam, panjang, rata dan tenang. dengan berlatih dalam jangka waktu yang panjang hal ini akan lebih dapat dirasakan.
agar terjadi keserasian antara gerak dan nafas, menarik nafas dilakukan pada saat menekukan lengan, mengangkat dan menendangkan kaki serta gerakan bangun. Mengeluarkan nafas dilakukan pada saat berjongkok, meluruskan lengan, meletakan kaki serta gerakan gerakan yang merupakan titik akhir gerakan.
cara menyesuaiakn gerak dan nafas membutuhkan masa latihan yang sangat panjang untuk dapat menyadarinya seperti : bangun berdiri harus menarik nafas sebab rongga dada mengembang, pada saat berjongkok harus mengeluarkan nafas karena pada saat ini rongga dada akan menyempit . Perlu disadari tidak hanya gerak dan nafas yang harus serasi melainkan juga perasaan, fikiran, semangat serta penyaluran tenaga sehingga ada keserasian dan keselarasan antara gerakan dan nafas, perasaan, fikiran semangat dan tenaga. keselarasan enam unsur pada saat bersamaan belum tentu dapat dilakukan dalam lima sampai sepuluh tahun masa latihan.
3. Posisi Badan
dalam berlatih Ilmu Silat Tali Rasa, posisi badan harus tegak lurus tapi harus secara wajar dan tidak dibuat buat. Tulang punggung manusia mempengaruhi kelincahan gerak pinggang, punggung badan harus tegak lurus secara wajar, hindari ketegangan otot dan pergelangan, sehingga peredaran darah menjadi lancar, rongga dada dapat mengembang dengan sempurna sehingga pernafasan akan sempurna. pinggang tidak condong ke kiri, kanan, depan dan belakang. pinggang adalah poros dalam gerakan Ilmu Silat Tali Rasa.
4. Tangan dan Kaki.
Prinsip gerakan Ilmu Silat Tali Rasa adalah sebagai berikut :
" Berporos pada pinggang, Bergerak pada tangan , Bergeser pada kaki "
Tangan pada saat bergerak jari jari jangan dikepalkan terlalu keras karena akan mengganggu peredaran darah. pada saat kepal diulurkan maka lengan dan kepal harus ada dalam sebuah garis yang lurus supaya pergelangan tidak menjadi keras yang juga dapat mengganggu peredaran darah.
kaki dalam Ilmu Silat Tali Rasa berfungsi menahan seluruh berat badab , menjaga stabilitias badan, teguh dan berisi tapi tidak kaku, lincah sehingga mampu mengadakan gerakan secara leluasa, lemas tetapi tidak kosong atau hampa.
melangkahkan kaki hendaknya jangan terlalu jauh yang dapat menyebabkan perubahan pola langkah menjadi kaku. dalam tiap gerakan titik berat badan bisa pada kedua kaki dan bisa pada satu kaki saja. melangkahkan kaki secara ringan tidak boleh kosong dan lemas. Gerakan kaki dalam Ilmu Silat Tali Rasa adalah seperti :
" Melangkah bagaikan seekor kucing berlalu "
karena keterbatan media, penulis tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai Konsentrasi dan Olah Raga .
Untuk mempercepat puncak latihan Ilmu Silat Tali Rasa, disarankan agar :
1. mengurangi konsumsi daging
2. Melakukan meditasi secara teratur
3. Malakukan latihan 18 jurus Tali Rasa secara teratur
4. Bagi perokok, berhentilah merokok atau kurangi merokok
5. menghindari minum-minuman keras
6. Menjauhi makanan yang menyebabkan ketagihan