Ketua
Angkatan IV, Ki Tepus , Pediksan Sesepuh pada abad ke 12-caka tahun
ke 41-bulan ke 6, hari ke 15 ( caka warsa 1141 )
Setelah
Ki Hanuraga Tua, beliau mengangkat Ki Tepus yang nama aslinya I
Made Tepus menjadi Sesepuh generasi ke 4 Paiketan Paguron Suling
Dewata. selama menjadi Sesepuh generasai ke 4, beliau mengangkat
berpuluh puluh yogi dan beberapa diantaranya yang terkenal dan sering
membantu mengurus perguruan yaitu : KI Wela, Ki Dura, Ki Baka, Ki
Prada, Ki Jumpungan, Ki Kenceng, Ki Lembang, Ki Merta, Ki Pageh,
Ki Belancang, Ki Jengkang, Ki Candung, Ki Wangket, Ki Nirdon, Ki
Kebo Iwa, Ki Pepaka, Ki Eanwikan, Ki Bejugjag.
Pada
masa kepemimpinan Ki Tepus, nama Ki Merta dicatat sebagai siswa
perguruan generasi ke 4, utk menghakhiri pembicaraan dan renungan
mengenai tindakan Sesepuh sebelumnya yang memberikan kesempatan
orang luar mempelajari Ilmu dari Perguruan Seruling Dewata. dan
sejak saat itu para Yogi dilarang membicarakan dan mengungkit -ungkit
hal tersebut. selain itu Paguron Suling Dewata mulai melarang keras
mengajarkan ilmu perguruan diluar anggota perguruan. Ki Tepus menulis
2 buah buku silat yaitu : kitab Ilmu Silat 35 Lintang dan Ilmu Silat
30 Wuku.